PENDIDIKAN FORMAL, TRAINNING, BELAJAR DAN PRAKTEK
Rata-rata
yang sekolah di bidang komputer mereka memperoleh ilmu dari kampus
tanpa berusaha untukmengembangkan hanya sebatas belajar dan praktek apa
yang diperoleh dari Dosen untuk mengejar nilai yang tinggi sedangkan
mereka yang bukan dari komputer rasa ingin tahu tentang komputer sangat
besar sehingga mereka mempelajari apa saja mulai dari jaringan,
multimedia dan menjadi hackerpun mereka pelajari karena rasa ingin tahu
mereka yang besar membuat mereka cepat menguasai. Itupun mereka bukan
sekedar kulitnya saja tetapi sampai dalamnya mereka pelajari dan
praktekkan sehingga ada seorang pengarang buku the best seller dengan
nama s’to yang banyak membuat buku terbitan Jasakom masalah teknik
menghacking wireless dan lainnya, beliau bukan dari lulusan komputer
tapi beliau ahli dalam memahami cara kerja jaringan dan pertahanannya
karena beliau seorang Hacker yang dulu bergerak underground tapi
sekarang menampakkan diri bahwa kami adalah hacker maka mereka membuat
buku yang menginformasikan tentang kelemahan sistem komputer dengan
tujuan supaya pihak pembuat software tersebut segera memperbaikinya tapi
ada sekelompok orang yang memanfaatkan kelemahan itu dengan membuat
kerusakan makanya mereka disebut Cracker tapi masyarakat beranggapan itu
pekerjaan Hacker. Disinilah muncul kesalahan persepsi dari masyakat
tentang pengertian Cracker dan Hacker. Hacker itu adalah orang yang siap
bersaing dengan teknologi dan mempunyai kelebihan diatas kemampuan
orang lain dengan cara mencari kelemahan-kelemahan sistem komputer bukan
digunakan untuk kejahatan. Nah Cracker itulah yang memanfaatkan
kelemahan itu untuk bertindak kejahatan demi mencari keuntungan, untuk
itulah alangkah baiknya masyarakat jangan sampai gagap IT sehingga tidak
mengerti apa yang di ucapkan. Itu baru satu contoh masih banyak contoh
yang lain bukunya laris manis di dunia komputer seperti wardana.
Tapi
jangan beranggapan bahwa kami dari komputer tidak mengetahui masalah
IT justru kamilah yang banyak mengetahuinya daripada yang lain karena
kami mempunyai pondasi yang kuat mengenai komputer hanya sebagian saja
yang tidak mengetahuinya dan berapa banyak kami diserap oleh
Pemerintah karena kami punya Ijazah Pendidikan formal itulah kelebihan
kami kemudian kami di training sehingga kami semakin ahli dalam bidang
kami jadi jangan menganggap remeh pendidikan formal sebenarnya kalian
menjadi ahlilah dibidang kalian supaya kita bisa membangun bangsa ini
menjadi insan yang modern seperti pemain sepak bola sudah ada posisinya
masing-masing untuk memasukkan bola ke gawang.
Kesimpulannya :
Untuk
menjadi pakar IT siapa saja bisa yang penting dalam jiwanya ada
kemauan belajar dan praktek dalam bidang komputer serta mengembangkannya
serta supaya lebih baik lagi ikut jalur formal seperti Sekolah
komputer dan ikut berbagai training Cuma jangan sampe meremehkan kami
dari bidang komputer karena untuk menjadi ahli itu tidak ada dalam
semua bidang seperti ahli dalam bidang programmer, jaringan dan
multimedia pasti salah satunya ada dan mengerti bidang lainnya sedikit
demikian juga bidang pemerintahan misalnya pasti ada cabang yang
lainnya jadi tidak mungkin ahli semuanya oleh karena itu marilah kita
mempelajari bidang kita masing-masing untuk kita kawinkan dengan
teknologi informasi dimana pada mulanya masih dikerjakan secara manual
kemudian dikomputerisasikan demi kemajuan bangsa Indonesia yang kita
cintai ini itulah sebenarnya pengertian Pakar IT itu sendiri. Terima
kasih.






0 komentar:
Posting Komentar